papuaaround.com
  • Hot News
  • Papua Nows
  • Papua Figure
  • Citizens Aspiration
No Result
View All Result
papuaaround.com
  • Hot News
  • Papua Nows
  • Papua Figure
  • Citizens Aspiration
No Result
View All Result
papuaaround.com
No Result
View All Result

Lewat Program Humanis, Polantas Indonesia Gencarkan Edukasi Budaya Tertib Berkendara

christine natalia by christine natalia
29 Mei 2026
in Jaga Negeri
0
Kakorlantas Polri Dorong Transformasi Polantas Jadi Agen Perubahan Budaya Jalan Raya

Kakorlantas Polri Dorong Transformasi Polantas Jadi Agen Perubahan Budaya Jalan Raya

2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) tengah melakukan transformasi fundamental dalam memandang persoalan lalu lintas di tanah air. Institusi kepolisian kini tidak lagi memposisikan Polisi Lalu Lintas (Polantas) sebatas aparat penegak hukum di jalanan. Lebih dari itu, Polantas kini mengemban misi baru sebagai agen perubahan untuk membenahi budaya sosial masyarakat dalam berkendara.

Langkah strategis ini diambil guna merespons dinamika di jalan raya yang kian kompleks. Selama ini, mobilitas kendaraan seringkali hanya dilihat sebagai persoalan teknis perpindahan logistik dan manusia. Padahal, situasi di jalan raya merupakan indikator nyata yang merefleksikan tingkat kedewasaan sosial serta kualitas peradaban suatu bangsa.

Pergeseran Paradigma Korlantas Polri

Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa esensi utama dari lalu lintas adalah keselamatan publik dan ketertiban bersama. Menurutnya, regulasi yang ketat tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kesadaran kolektif dari para pengguna jalan. Jalan raya merupakan ruang publik yang menguji nilai disiplin, rasa empati, serta penghormatan antar-sesama setiap harinya.

Tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah masih rendahnya kesadaran hukum sebagian masyarakat. Tindakan pelanggaran kecil sering kali dianggap sebagai hal lumrah, sehingga angka kecelakaan fatal masih terus membayangi. Berangkat dari evaluasi tersebut, Korlantas Polri menilai intervensi hukum saja tidak lagi cukup, melainkan harus menyentuh ranah perbaikan kultur berkendara.

Jalan Raya Bukan Arena Kompetisi

Sejauh ini, salah satu pemicu kesemrawutan di jalur transportasi darat adalah ego sektoral para pengemudi. Korlantas Polri mengidentifikasi adanya kekeliruan paradigma dari sebagian pengendara yang menganggap jalan raya sebagai ruang kompetisi. Dominasi kecepatan dan keinginan untuk saling mendahului masih kerap memicu konflik horizontal di aspal.

Korlantas Polri mengingatkan kembali bahwa jalan raya merupakan ruang sosial milik bersama yang wajib memberikan rasa aman tanpa tebang pilih. Di dalam ruang tersebut, terdapat berbagai elemen yang memiliki hak setara untuk selamat, mulai dari pengendara sepeda motor, pesepeda, angkutan umum, armada logistik, hingga pejalan kaki. Hak prioritas juga melekat pada kendaraan darurat seperti ambulans yang sedang membawa pasien kritis. Oleh sebab itu, kepatuhan terhadap marka dan rambu lalu lintas bukan sekadar pemenuhan aspek administrasi, melainkan wujud nyata penghormatan terhadap hak hidup orang lain.

Investasi Sosial Menuju Peradaban Maju

Kesadaran untuk menaati hukum idealnya tidak lahir karena adanya rasa takut terhadap sanksi tilang atau keberadaan petugas di lapangan. Pola pikir normatif tersebut harus diubah menjadi kesadaran organik bahwa aturan lalu lintas dirancang demi melindungi keselamatan jiwa manusia. Sikap tertib seperti berhenti di belakang garis marka saat lampu merah atau mendahulukan pejalan kaki merupakan cerminan karakter bangsa yang bermartabat.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa budaya disiplin di jalan raya merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Karakter positif yang terbentuk di jalanan dipercaya akan menstimulus perilaku disiplin di sektor sosial lainnya. Negara-negara maju di dunia terbukti menempatkan rendahnya angka kecelakaan lalu lintas sebagai tolok ukur kesuksesan pembangunan peradaban mereka. Keberhasilan tersebut ditopang oleh kombinasi antara infrastruktur yang mumpuni dan tingginya kesadaran moral publik.

Pendekatan Humanis Melalui Edukasi Berkelanjutan

Guna merealisasikan target peradaban transportasi yang humanis, Korlantas Polri meluncurkan serangkaian program edukasi yang menyasar berbagai lapisan elemen masyarakat. Sosialisasi keselamatan berkendara kini tidak lagi bersifat momentum, melainkan dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Kepolisian aktif masuk ke lembaga pendidikan, komunitas otomotif, ruang publik, hingga pemanfaatan kanal media sosial.

Beberapa program unggulan yang kini masif diimplementasikan di lapangan antara lain:

  • Polantas Menyapa: Program dialogis langsung antara petugas dan pengguna jalan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengedukasi secara persuasif.

  • Police Goes to School: Edukasi dini yang menargetkan kalangan pelajar dan mahasiswa guna mencetak generasi muda yang sadar keselamatan (textit{safety awareness}).

  • Kampanye Keselamatan Publik: Penyebaran konten edukatif yang kreatif di ruang digital guna menekan fatalitas kecelakaan.

Melalui perluasan peran ini, Korlantas Polri optimistis mampu mengubah wajah jalan raya di Indonesia menjadi ruang transisi yang tertib, aman, dan manusiawi. Keberhasilan transformasi ini pada akhirnya akan membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju predikat bangsa dengan peradaban modern yang maju.

Tags: Budaya lalu lintasDisiplin berkendaraEdukasi polantasKakorlantas PolriKeselamatan jalan raya

Related Posts

Transportasi Sehat Jadi Kunci Mewujudkan Sistem Logistik Aman dan Bebas Over Dimension Over Load
Jaga Negeri

Transportasi Sehat dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keselamatan Jalan

11 Juni 2026
Jalan Rusak Akibat Overload Jadi Ancaman Infrastruktur dan Keselamatan Transportasi Nasional
Jaga Negeri

Jalan Rusak Akibat Overload Tingkatkan Risiko Kecelakaan di Indonesia

10 Juni 2026
Teknologi Korlantas Jadi Pilar Utama Transformasi Keselamatan Lalu Lintas di Era Digital
Jaga Negeri

Teknologi Korlantas dan ETLE Perkuat Keselamatan Berlalu Lintas

5 Juni 2026
Menghargai Sesama Jadi Kunci Keselamatan Berlalu Lintas dalam Operasi Patuh 2026
Jaga Negeri

Menghargai Sesama Jadi Kunci Membangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

5 Juni 2026
Pendekatan Humanis Jadi Strategi Utama Operasi Patuh 2026 untuk Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas
Jaga Negeri

Kakorlantas Dorong Pendekatan Humanis untuk Wujudkan Budaya Tertib Lalu Lintas

5 Juni 2026
Mayoritas Pengguna Jalan Tertib Jadi Modal Sosial Keselamatan Lalu Lintas
Jaga Negeri

Operasi Patuh 2026 Perkuat Peran Teladan Pengguna Jalan di Jalan Raya

3 Juni 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recent

Yahukimo Security Operation, Armed Group Crackdown, Law Enforcement Efforts, Papua Security, Public Safety

Yahukimo Security Operation, Armed Group Crackdown, Law Enforcement Efforts, Papua Security, Public Safety

19 Juni 2026
Student Participation Gains Spotlight as Government Expands Oversight of Strategic Programs in Eastern Indonesia

Student Participation Strengthens Government Oversight in Eastern Indonesia

18 Juni 2026
Transportasi Sehat Jadi Kunci Mewujudkan Sistem Logistik Aman dan Bebas Over Dimension Over Load

Transportasi Sehat dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keselamatan Jalan

11 Juni 2026

Categories

  • About of Papua (21)
  • Hot News (34)
  • Jaga Negeri (107)
  • Papua Figure (46)
  • Papua Info (184)
  • Papua Land (70)
  • Papua Nows (20)
  • Trending no.1 Media Sosial. (10)
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
© Copyright Papuaaround Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hot News
  • Papua Nows
  • Papua Figure
  • Citizens Aspiration

wpDiscuz
0
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
| Reply