Site icon papuaaround.com

Kakorlantas Tegaskan Kesiapan Lanjutan, KRYD Kawal Arus Balik Tetap Lancar

Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak, Kakorlantas Perpanjang Pengamanan KRYD

Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak, Kakorlantas Perpanjang Pengamanan KRYD

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M. Hum melaporkan bahwa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 mencatat angka tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan dalam Video Conference bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menko PMK Pratikno, Menhub Dudy Purwagandhi, hingga Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono di Pos Terpadu Exit Tol Prambanan, Polres Klaten, Jawa Tengah, Rabu (25/3).

Dalam paparannya, Kakorlantas yang juga menjabat sebagai Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Ketupat 2026 menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan, Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi.

“Operasi Ketupat bukan hanya mengawal arus mudik dan balik, tetapi memastikan seluruh momentum sosial dan spiritual masyarakat berjalan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat lima klaster utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, yakni pengamanan jalan arteri, jalan tol, jalur penyeberangan dan pelabuhan, tempat ibadah, serta lokasi wisata.

Kakorlantas mengungkapkan bahwa proyeksi pergerakan kendaraan mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan menuju Trans Jawa, Jawa Barat, dan Sumatera. Pada puncak arus mudik, tercatat sebanyak 270.315 kendaraan, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 258 ribu kendaraan.

Sementara itu, pada arus balik, jumlah kendaraan juga mengalami lonjakan. Pada 24 Maret, tercatat pergerakan kendaraan mencapai antara 256 ribu hingga 388 ribu kendaraan, meningkat sekitar 14,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 223.163 kendaraan.

“Ini menunjukkan bahwa arus mudik dan arus balik tahun ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah,” jelasnya.

Dari sisi keamanan dan keselamatan, Kakorlantas menyampaikan bahwa situasi secara umum tetap terkendali. Tidak terdapat kejadian menonjol terkait kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) milik Korlantas Polri, angka kecelakaan dan fatalitas korban juga mengalami penurunan signifikan.

Fatalitas korban meninggal dunia turun sebesar 28,30 persen, sementara jumlah kejadian kecelakaan turun sekitar 2,30 persen.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berakhir pada Kamis (26/3) pukul 00.00 WIB, namun pengamanan tidak berhenti. Polri akan melanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) hingga 29–30 Maret untuk mengantisipasi puncak arus balik lanjutan.

“Kami tetap berada di lapangan untuk mengawal arus balik berikutnya yang diprediksi terjadi pada 28 dan 29 Maret,” pungkasnya.

Exit mobile version